6 Daftar Kode Bank Syariah di Indonesia, Wajib Tahu Biar Gak Ribet

6 Daftar Kode Bank Syariah di Indonesia, Wajib Tahu Biar Gak Ribet – Transaksi transfer antar-bank seringkali tak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengirimkan uang ke bank berbeda, tentu harus menggunakan kode bank. Beberapa transaksi seperti dalam jual beli online mengharuskan untuk melakukan pembayaran lewat transfer ke bank berbeda alias tak sama dengan rekening bank milik kita.

Lembaga keuangan syariah makin banyak dilirik oleh mayoritas muslim di Indonesia. Bank Syariah kini makin memantapkan posisinya dengan mengintegrasikan sistem menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kendati demikian, transfer antar bank kadang tidak bisa dihindari. Berikut daftar kode bank syariah yang dibutuhkan jika ingin transfer antarbank.

Kode Bank Syariah

Berikut kode 6 bank Syariah yang ada di Indonesia :

1. Syariah Indonesia atau kode Bank Mandiri Syariah: (451)

2. Syariah Indonesia atau kode Bank BNI Syariah: (427)

3. Syariah Indonesia atau kode Bank BRI Syariah: (422)  

4. CIMB Niaga Syariah: (022)

5. Muamalat: (147)

6.  BCA Syariah: (536)

Bank Syariah Indonesia  (BSI)

Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah hasil penggabungan dari beberapa bank syariah milik negara Indonesia. Bank ini resmi didirikan pada 1 Februari 2021 sebagai hasil penggabungan antara bank BRI Syariah (Bank Rakyat Indonesia/BRI), Bank Syariah Mandiri (Bank Mandiri), dan BNI Syariah (Bank Negara Indonesia/BNI).
Kini, BSI memiliki dukungan jaringan unit kerja yang cukup besar. Terdapat 1.200 cabang, 1.700 jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan 20.000 karyawan yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

BSI nantinya akan melakukan proses migrasi sehingga hanya satu kode yang digunakan, yaitu kode Bank Syariah Indonesia : 451.

Nasabah BSI dapat menggunakan daftar kode Bank Syariah Indonesia untuk keperluan transfer, yaitu:

  1. Kode Bank Syariah Indonesia atau kode Bank Mandiri Syariah: 451
  2. Kode Bank Syariah Indonesia atau kode Bank BNI Syariah: 427
  3. Kode Bank Syariah Indonesia atau kode Bank BRI Syariah: 422

BSI nantinya akan melakukan proses migrasi sehingga hanya satu kode yang digunakan, yaitu kode Bank Syariah Indonesia: 451.

Konversi Bank Syariah Indonesia (BSI)

Nasabah yang telah memiliki rekening di BNI Syariah atau BRI Syariah nantinya akan ditutup dan seluruh saldo rekening dipindahkan secara otomatis ke rekening di Bank Syariah Indonesia yang langsung aktif dapat digunakan. Konversi rekening dilakukan mulai 18 Mei 2021 mengikuti jadwal di setiap wilayah. Setelah konversi, rekening nasabah akan berpindah ke Bank Syariah Indonesia. Terkait dengan produk kartu, terdapat beberapa informasi penting diantaranya sebagai berikut :

BSI nantinya akan melakukan proses migrasi sehingga hanya satu kode yang digunakan, yaitu kode Bank Syariah Indonesia: 451.

Konversi rekening dilakukan mulai 18 Mei 2021 mengikuti jadwal di setiap wilayah. Setelah konversi, rekening nasabah akan berpindah ke Bank Syariah Indonesia. Terkait dengan produk kartu, terdapat beberapa informasi penting sebagai berikut:

  1. Nasabah tetap dapat menggunakan kartu debit, buku tabungan, dan Hasanah Card sebagaimana sebelum efektif penggabungan.
  2. Nasabah dihimbau untuk segera melakukan konversi rekening bank legacy menjadi rekening BSI termasuk melakukan konversi atau penggantian Kartu Debit/ATM beserta buku tabungan.
  3. Selain melalui inisiasi dari Nasabah, proses konversi atau penggantian rekening, buku tabungan dan Kartu Debit/ATM juga akan dilakukan secara bertahap melalui inisiasi pihak Bank.
  4. Selama masa transisi (periode setelah tanggal efektif penggabungan sampai dengan implementasi single sistem) Kartu Debit/ATM masing-masing legacy yang belum dikonversi menjadi Kartu Debit/ATM BSI tetap dapat dipergunakan oleh Nasabah sepanjang belum dilakukan konversi rekening Nasabah.

Persyaratan Konversi Buku Tabungan dan Kartu ATM

Nasabah BRI Syariah dan BNI Syariah dapat mengganti buku tabungan dan kartu ATM dengan memenuhi persyaratan berikut :

  1. Kartu Identitas (KTP/Pasport/SIM).
  2. Buku Tabungan/Kartu ATM Legacy ex BRIS atau BNIS.

Tidak ada biaya selama proses konversi. Saldo minimum dari rekening mengikuti fitur dari masing-masing produk.

Itulah daftar kode dan informasi tentang bank syariah. Semoga bermanfaat.