Pemeriksaan Osteoporosis, Solusi Ampuh Jaga Kesehatan Tulang

Menjaga kesehatan tulang sangat penting dilakukan. Cara menjaga kesehatan tulang pun bisa dilakukan dengan beragam hal, salah satunya ialah dengan pemeriksaan osteoporosis. Pada dasarnya, osteoporosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang menyerang tulang.

Mengenal Pemeriksaan Osteoporosis

Pemeriksaan osteoporosis adalah salah satu cara deteksi penyakit osteoporosis sejak dini. Dengan melakukan pemeriksaan, maka Anda bisa tahu apakah mengalami osteoporosis atau tidak. Jikalaupun Anda memang mengalami penyakit osteoporosis, maka bisa langsung mendapatkan penanganan secara tepat dan cepat.

Pemeriksaan ini bisa dilakukan oleh dokter spesialis. Disamping itu, juga ada pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan dengan beragam cara. Berikut beberapa caranya.

CT Scan atau Rontgen

Cara ini digunakan untuk mengetahui kondisi fisik tulang sekaligus mendeteksi apabila terjadi patah tulang.

RajaBackLink.com

Pengukuran BMD (Bone Mass Density)

Cara ini dilakukan dengan mengukur kepadatan tulang menggunakan dual energy x-ray absorpsiometry per cm persegi tulang.

Pengukuran BMD Tulang Belakang dan Pinggul

Dengan melakukan pemeriksaan ini, maka bisa mengkonfirmasi diagnosis osteoporosis. Alhasil, bisa tahu prediksi risiko patah tulang yang kemungkinan besar bisa terjadi kedepannya.

FRAX (Fracture Risk Assessment Tool Model)

Perlu Anda ketahui bahwa konsekuensi terburuk saat mengalami osteoporosis ialah patah tulang. Pemeriksaan ini pun dilakukan dengan tujuan untuk memprediksi adanya risiko patah tulang.

Pemeriksaan Laboratorium

Cara pemeriksaan ini tak kalah penting untuk dilalui dengan tujuan menemukan sekaligus menghilangkan penyebab osteoporosis sekunder. Osteoporosis sekunder ini mempunyai mekanisme etiologi secara jelas seperti halnya malabsorpsi atau adanya gangguan penyerapan nutrisi.

Prosedur Pemeriksaan

Setelah mengetahui beragam pemeriksaan di atas, alangkah baiknya juga memahami bagaimana prosedurnya. Khusus untuk Anda yang pernah menjalani tes barium atau mendapatkan suntikan zat pewarna kontras ketika melakukan rontgen maupun pemeriksaan radioaktif, maka harus menyampaikannya kepada dokter.

Bukan tanpa alasan. Hal tersebut penting untuk Anda lakukan karena bisa mempengaruhi pemeriksaan osteoporosis nantinya. Zat pewarna kontras yang telah disuntikkan bisa mengganggu pemeriksaan.

Prosedur selanjutnya, Anda harus memakai pakaian yang longgar dan nyaman ketika melakukan pemeriksaan BMD. Jangan sampai lupa pula untuk menjauhkan semua benda yang menggunakan bahan logam dari pakaian. Dengan mengetahui prosedur ini, maka pemeriksaan bisa berjalan secara lancar.

Pentingnya Pemeriksaan

Sebagai salah satu upaya dalam menjaga kesehatan tulang, pastikan Anda tidak melewatkan pemeriksaan secara rutin. Pada dasarnya, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan apabila melakukan pemeriksaan. Adapun manfaat utamanya yaitu bisa mengetahui kondisi kesehatan tulang dengan baik.

Semakin cepat Anda mengetahui kesehatan tulang, maka bisa semakin baik pula dalam menjaga osteoporosis. Apabila dalam pemeriksaan tersebut terdeteksi gejala osteoporosis ataupun kerusakan tulang lainnya, maka bisa langsung mendapatkan penanganan sehingga massa tulang tetap terjaga dengan baik.

Selain pemeriksaan, pastikan Anda tak melewatkan untuk melakukan berbagai hal penting lainnya demi menjaga kesehatan tulang. Tak terkecuali pula dengan mengonsumsi suplemen atau vitamin. Mulai dari vitamin D, kalsium, vitamin C, dan vitamin B6.

Vitamin tersebut mampu menjaga kepadatan tulang dengan baik. Lebih dari itu, kesehatan tubuh juga bisa terjaga sehingga selalu fit dan prima setiap hari. Anda bisa menjalani aktivitas keseharian dengan penuh semangat.

Pemeriksaan osteoporosis jangan Anda anggap sepele. Apabila Anda peduli dengan kesehatan tulang dan tak ingin terserang penyakit osteoporosis, segera lakukan pemeriksaan sekarang juga. Kesehatan ada di tangan Anda sendiri. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan betapa pentingnya melakukan pemeriksaan sejak dini.